16 Aug 2018
Banjir di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara.

Awal Ramadhan, 13 Gampong Terendam Banjir di Aceh Utara 

news   Zulkifli Anwar   17 May 2018 - 22:30 WIB

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara - Memasuki awal Ramadhan 1439 H, warga yang bermukim di 13 gampong dalam Kecamatan Matangkuli dan Tanah Luas, Aceh Utara disambut banjir akibat meluapnya Krueng Keuretoe, Kamis (17/5/2018). Sebagian warga ada yang memilih mengungsi sementara ke masjid. 

"Sejak dini hari tadi (Kamis) air sidah memenuhi saluran, namun baru naik ke pemukiman warga pukul 08.00 WIB. Selang satu jam kemudian ketinggian air terus bertambah dengan cepat, sebagian warga mengungsi ke masjid," ujar Ibrahim, 43 tahun, warga Gampong Hagu, Kecamatan Matangkuli saat ditemui mediaaceh.co di lokasi. 

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardi, melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudia Karya menyebutkan, 10 gampong yang terendam meliputi Gampong Teumpok Barat, Hagu, Alue Entoek, Ceubrek Pirak, Lawang, Alue Thoe, Tanjong Haji Muda, Meuria, Siren dan Parang Siekureung. 

"Kondisi terparah terjadi di Gampong Alue Thoe dan Lawang dengan ketinggian air mencapai 1 meter. Sementara di gampong lainnya sekitar 40-60 centimeter. Sejumlah ruas jalan juga terendam dan sulit dilalui sepeda motor," kata Iptu Sudia Karya. 

Sementara itu, Kapolsek Tanah Luas AKP Nurmansyah mengatakan, tiga gampong yang terendam banjir yaitu, Tanjong Mesjid, Meunasah Blang dan Serba Jaman Baroe. Selain rumah, banjir juga merendam sekitar 100 Ha sawah yang telah ditanami padi. 

"Banjir terjadi sejak pagi tadi akibat luapan Krueng Keuretoe. Ketinggian air berkisar antara 20 hingga 40 centi meter," tutup AKP Nurmansyah.

TERKAIT