22 Oct 2018
Lokasi gubuk korban disekap di bibir pantai Gampong Paya Bateung, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara.

Sepasang Kekasih Dirampok Lima Pria di Aceh Utara

news   Zulkifli Anwar   23 April 2018 - 20:00 WIB

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara – Sepasang kekasih yang sudah bertunangan dirampok lima pria  di kawasan pantai Gampong Paya Bateung, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Jumat (20/4) malam. Salah satu di antaranya memiliki senjata laras panjang dan berbaju loreng.

Dua korban, yaitu Hermansyah, 27 tahun, warga Gampong Sawang, Kecamatan Sawang dan Kartini, 34 tahun, warga Gampong Cot Usi, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Selain dianiaya, korban juga mengaku dilecehkan oleh para pelaku. Dalam kasus perampokan itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion BL 3512 JO, uang tunai Rp 5 juta dan tiga unit handphone.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kapolsek Baktiya Barat Iptu Musa kepada mediaaceh.co, Senin (23/4) menyebutkan, pasca kejadian korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek. Berlanjut Sabtu (21/4), kasus itu dilaporkan secara resmi ke Polres Aceh Utara.

Iptu Musa menyebutkan, Jumat pagi korban Hermansyah dihubungi oleh Aidil yang mengaku tinggal di Kecamatan Lapang. Dalam percakapan via telepon seluler tersebut, Aidil meminta Herman menemuinya di Keude Sampoiniet, Baktiya Barat karena ada hal (pekerjaan) yang ingin dibicarakan Aidil.

“Herman mengajak Kartini naik sepeda motor untuk menemui Aidil dan tiba di Keude Sampoiniet pukul 16.00 WIB, namun Aidil baru menjemput pukul 18.00 WIB. Kala itu Aidil naik sepeda motor GL Pro tanpa nomor polisi. Aidil yang baru dikenal Herman sebulan lalu itu mengajak Herman ke kawasan pantai Paya Bateung. Kata Aidil, mereka akan membicarakan pekerjaan sambil bakar ikan,” ujar Iptu Musa.

Kata Musa, saat mereka melintasi gampong tersebut, beberapa warga sempat melihat namun tidak peduli, karena kawasan itu memang sering dilintasi masyarakat. Tiba di lokasi pantai, Aidil memperlihatkan sebuah kantong kresek hitam yang tidak diketahui isinya oleh Herman.

“Aidil berucap, ‘ini pekerjaannya ya’. Tiba-tiba lima pria keluar dari semak belukar, satu membawa senjata laras panjang, sedangkan empat lainnya masing-masing membawa parang. Saat sepasang kekasih yang mengaku sudah tunangan itu ditangkap lima pria tersebut, Aidil melarikan diri. Setelah dipukuli, para pelaku mengambil motor, handphone dan uang tunai Rp 5 juta milik korban yang akan digunakan untuk membeli emas mahar pernikahannya dengan Kartini. Saat Herman disekap dalam gubuk, mereka juga merampas handphone Kartini. Selang beberapa jam setelah disekap, pelaku mengantar sepasang kekasih itu ke Sampoiniet dengan menggunakan GL Pro sekitar pukul 00.30 WIB. Mereka juga diberi uang Rp 100 ribu untuk ongkos. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak Polres Aceh Utara,” jelas Iptu Musa.

TERKAIT