25 Sep 2018
Wakil Rektor II, Drs. H. Luthfi Aunie bersama kepala P2M, Drs. HM. Jakfat Puteh berdiskusi dengan perwakilan mahasiswa peserta KPM di salah satu kecamatan di Pidie, pertemuan tersebut untuk membahas dan mendengarkan keluh kesah mahasiswa selama pengabdian

Pimpinan UIN Monitoring Mahasiswa KPM Di Pidie

news   Bustami   18 April 2018 - 00:00 WIB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melakukan monitoring mahasiswa peserta kuliah pengabdian masyarakat (KPM) dan praktik profesi pada delapan kecamatan di Kabupaten Pidie, Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung, 16-17 April 2018.

Wakil Rektor bidang perencanaan dan keuangan, Drs. H. Luthfi Aunie, MA yang mewakili Rektor Prof. Farid Wajdi, usai melakukan monitoring mengatakan bahwa monitoring yang dilakukan bersama tim dalam rangka untuk melihat langsung kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa selama pengabdian.

“Monitoring dilakukan untuk melihat dan mendengar langsung apa saja yang dihadapi oleh mahasiswa, selain itu juga dilakukan diskusi untuk membahas dan mencari solusi terhadap apa yang dihadapi selama mereka di lapangan bersama masyarakat,” kata Aunie.

Warek II menambahkan, dalam pertemuan dengan mahasiswa tersebut juga disampaikan beberapa hal, antara lain mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat sebelum kembali ke kampus.

“Kami juga menegaskan agar mahasiswa peserta KPM dapat menyelesaikan segala hal dengan masyarakat di tempat pengabdian dan juga pada sekolah tempat masing-masing mereka melakukan praktik profesi,” katanya.

Luthfi Aunie menegaskan, jika ada program bersama masyarakat dan sekolah yang belum selesai, maka segera tuntaskan sebelum kembali ke kampus, mereka memiliki waktu lebih kurang 10 hari ke depan, kita berharap semoa kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat (P2M) UIN Ar-Raniry, Drs. M. Jakfar Puteh, M.Pd mengatakan, monitoring peserta KPM ini dilakukan pada delapan di kabupaten Pidie, di mana tahun ini terpilih 160 gampong yang ditempatkan mahasiswa untuk melakukan pengabdian atau KPM.

“Monitoring dilakukan selama dua hari, hal yang dilakukan antara lain menemui mahasiswa yang dipusatkan pada masing-masing kecamatan, tim dari UIN melakukan diskusi dengan mahasiswa untuk menerima masukan, keluhan dan permasalahan yang terjadi selama di lapangan, dan sama-sama mencari solusinya,” kata Jakfar.[]

TERKAIT