18 Jul 2018

Pascasarjana Prodi KPI UIN Ar-Raniry Gelar Studium General tentang Film Nusantara

news   Bustami   17 April 2018 - 23:00 WIB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry hadirkan Mansor Puteh, seorang praktisi film dari Malaysia dalam acara Stadium General Cinema Islam Nusantara yang berlangsung di Ruang sidang lantai II Gedung Pascasarjana, Senin 16 April 2018.

Acara tersebut dibuka oleh Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, MA. Dalam sambutannya dikatakan bahwa zaman sekarang ini merupakan zaman informasi dan teknologi (IT), di mana segala informasi sangat cepat, karena berlangsung dengan hitungan detik secara online.

"Kita sekarang hidup di abad IT, abad online. kalau kita tidak mengisinya dimensi itu dengan hal yang bermanfaat, maka akan diisi oleh orang-orang tidak baik. Karena sekarang dengan semakin majunya dunia teknologi kita juga harus memahami dunia tersebut, salah satunya seperti perfilman,” ujarnya.

Syahrizal Abbas menambahkan, nusantara adalah sejarah abad yang luar biasa dimana di Nusantara banyak kita menemukan jurnal-jurnal tentang Islam di nusantara. Islam masuk ke Nusantata dalam ranah budaya, dagang, perkawinan, relasi sosial, dakwah. Semua itu harus didokumentasikan dengan baik, yakni dengan membuat film tentang sejarah itu.

Sementara itu, Mansur Puteh dalam paparan materinya mengatakan, film dapat mengubah pemikiran kita, jika dilihat dari aspek agama, maka disaat film ditayangkan jika tidak dalam kontrol akan terjadi pengikisan pemahaman agama, apalagi jika yang ditontong itu film yang tidak islami maka akan terkikis pemikiran kita terhadap agama melalui aspek psikologi dari film itu.

Dia mengajak kepada generasi muda Muslim untuk bersama dan konsisten dalam membantu film-film yang bernuansa agama dan budaya, mari kita cinta terhadap budaya kita sendiri dengan menggalakkan menonton dan membuat film sendiri,” kata Mansor

“Selama ini masyarakat Nusantara belum saling mendukung, khususnya dalam dunia perfilman, orang Indonesia hanya mendukung film Indonesia, begitu juga sebaliknya dengan orang Malaysia, ke depan kita mengharapkan aka nada kerja sama negara-negara se Nusantara untuk mensyiarkan filem yang bernuansa islami ke pada masyarakat,” ujar Masor Puteh.

Ketua Prodi S2 KPI UIN Ar-Raniry, Dr. Abdul Rani Usman, mengajak kepada peserta yang merupakan mahasiswa agar terus berkarya, selain dengan menulis juga lakukan sesuatu dengan membuat film, zaman serba IT saat ini akan sangat cepat dalam menyebarkan kebaikan melalui video.

“Mari mengasah diri dan kemampuan untuk melahirkan karya film yang bermanfaat bagi generasi di masa mendatang," kata Rani.[]

 

TERKAIT