25 Sep 2018

PT Pegadaian Tawarkan Pinjaman Tanpa Biaya Titipan

ekonomi   Zikirullah Alfarisi   17 April 2018 - 12:30 WIB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - PT Pegadaian (Persero) meluncurkan produk terbaru untuk menjaring lebih banyak nasabah. Produk terbaru yang diberi label Rahn Hasan ini terbilang menggiurkan yakni berupa pinjaman hingga Rp 500 ribu tanpa biaya titipan.

"Karena kita ingin perbanyak konsumen customer base kita. Kita launching produk gadai tanpa biaya titipan, besarannya antara Rp 50-500 ribu," kata Deputy Bisnis PT Pegadian Area Banda Aceh Ferry Hariawan, Selasa 17 April 2018.

Ferry mengatakan, produk ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat tertentu yang butuh dana cepat, dan juga dalam rangka mendukung inklusi keuangan. Dia mengatakan, sasaran utama produk ini adalah kalangan mahasiswa.

Selain mahasiswa, sasarannya juga adalah pegawai-pegawai yang membutuhkan dana tambahan.

"Sasarannya adalah mungkin teman-teman mahasiswa yang sedang membutuhkan dana cepat untuk kebutuhan kuliahnya mungkin juga pegawai-pegawai  di kantor-kantor," ujarnya

"Mungkin juga kita akan masuk pabrik-pabrik untuk memfasilitasi para karyawan yang membutuhkan dana cepat kemudian kita akan hadir dengan gadai tanpa biaya titipan," kata Ferry lagi.

Selain menawarkan produk Rahn Hasan, Pegadaian memperkenalkan 
Pegadaian Digital Service (PDS). Layanan ini akan mempermudah dan membantu para nasabah dalam melakukan berbagai transaksi hanya dalam genggaman. 

"Insya Allah layanan ini sudah bisa dinikmati di akhir Ramadhan tahun ini," katanya.

Dengan aplikasi ini, kata Ferry, diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah yang dilayani dari 9,5 juta orang di tahun 2017 menjadi 11,5 juta nasabah di tahun 2018.

Tidak hanya itu saja, Feery menjelaskan, pegadaian terus berinovasi mengembangkan layanannya dengan konsep keagenan. Nantinya masyarakat yang ingin menambah penghasilan dapat mendaftar ke Pegadaian terdekat dengan melampirkan persyaratan yang dibutuhkan dan akan disurvey kelayakannya oleh petugas Pegadaian. 

"Dengan adanya agen ini nantinya, khususnya di daerah yang sulit dijangkau oleh layanan outlet Pegadaian dan masyarakatnya juga belum melek digital maka agen Pegadaian merupakan representasi dari petugas Pegadaian dalam melayani kebutuhan masyarakat untuk berbagai produk dan layanan dari Pegadaian," ujarnya.

Produk lainnya yang cukup menarik minat masyarakat adalah Tabungan Emas Pegadaian. Produk ini sangat memberikan kemudahan bagi seluruh kalangan untuk memiliki emas.

"Bayangkan, masyarakat dapat menabung emas mulai berat minimal 0,01 gram. Dengan uang sekitar 5.000-an rupiah pun nasabah dapat mempunyai emas," sebutnya.

Lebih lanjut, Ferry menyampaikan bahwa saldo tabungan ini bukan nominal uang, tetapi jumlah berat emas yang dimiliki oleh nasabah yang bersangkutan.

"Berapapun jumlah uang yang disetorkan ke rekening, langsung dikonversikan ke dalam satuan berat emas logam mulia 24 karat. Misalnya harga emas murni 600 ribu per gram, maka apabila nasabah menyetor ke rekening Tabungan Emas sebesar Rp.600 ribu, maka saldo tabungannya akan menjadi 1 gram emas," katanya.

Tabungan emas pegadaian menggunakan sistem beli-titip emas. Artinya, nasabah membeli sejumlah emas kemudian menitipkannya ke Pegadaian. Setelah mencapai jumlah tertentu, nasabah dapat mencetak emas yang dimiliki atau menjual kembali saat membutuhkan uang tunai. 

Tabungan emas merupakan alternatif investasi yang aman untuk menjaga nilai aset di masa yang akan datang. Harga emas yang relatif stabil, cenderung naik dan bebas dari inflasi menjadi pertimbangan penting ketika memilih emas sebagai pilihan investasi. Selain itu emas juga memiliki likuiditas tinggi karena mudah untuk diperjual-belikan.

"Secara turun-temurun orang tua kita telah mengajarkan untuk menabung emas guna memenuhi kebutuhan di masa datang. Setiap habis panen para petani menyisihkan sebagianb penjualannya untuk dibelikan emas. Begitu pula dengan para pedagang, nelayan, dan kalangan profesi lainnya," pungkasnya.

Satu hal yang harus diperhatikan dalam investasi adalah jangan meletakkan telur ke dalam satu keranjang. 

"Artinya jangan memusatkan uang dalam satu jenis investasi sehingga jika investasi yang dipilih mengalami kerugian kita tidak mengalami kerugian total," ujarnya.

Menurutnya, tabungan emas pegadaian layak dipilih sebagai pendamping investasi lain seperti tabungan, deposito, saham, tanah, dan sebagainya. 

"Dengan tabungan emas kita dapat mempersiapkan bisnis, biaya ibadah haji/umroh, liburan, biaya pendidikan anak, dan beragam kebutuhan masa depan lainnya," sebut Ferry.[]

TERKAIT