Terowongan Cinta Ukraina, si Cantik Nan Sejuk Tapi Berbahaya

UKRAINA memiliki sebuah terowongan kereta yang tidak biasa. Jika sebagian besar terowongan terbuat dari beton, terowongan yang satu ini sungguh akan membuat mata menjadi segar.

Diberi nama Terowongan Cinta (Tunnel Love), terowongan yang berada di antara Kota Klevan dan Desa Orzhiv tersebut menyimpan sisi misterius sekaligus menarik. Seperti yang tertulis dalam laman Amusing Planet, Jumat (2/2/2018), terowongan kereta membentang sejauh tujuh kilometer.

Dekat Desa Orzhiv jalur kereta terbelah menjadi dua, jalur satunya mengarah ke Klevan, sementara lainnya mengarah ke pangkalan militer rahasia, dari era perang dingin yang pernah terjadi, jalur kereta ini memang tersembunyi di hutan.

Awal dari terbentuknya terowongan cinta ternyata bermula dari pepohonan yang sengaja ditanam di sepanjang jalur kereta. Penanaman pohon tersebut bertujuan agar pengangkutan perangkat militer tidak bisa dipantau musuh dan tersembunyi prosesnya.

Baca Juga  DPR Akan Gelar Penyelidikan Terkait Deklarasi Darurat Nasional Trump

Pohon-pohon pun tumbuh hingga membentuk seperti terowongan karena dilalui kereta. Pepohonan yang terus tumbuh itu kemudian dipangkas rapi, tapi bukan oleh militer, namun oleh pihak-pihak yang terlibat dalam pabrik kayu lapis. Selain kereta militer, kereta pabrik kayu lapis juga melewati si terowongan cinta.
 

Kereta pabrik kayu lapis melewati terowongan cinta untuk menuju ke Klevan beberapa hari sekali, tergantung pada banyak kayu lapis yang diangkut. Tapi, itu guna terowongan kereta cinta pada masa lalu, sebab sekarang terowongan memiliki fungsi lain.

Ya, fungsi lain itu adalah terowongan sering digunakan sebagai lokasi foto prapernikahan pasangan calon pengantin. Selain digunakan untuk lokasi pemotretan, turis mancanegara juga kerap penasaran dan mengunjungi terowongan yang terbuat dari pepohonan tersebut.

Baca Juga  India Berminat Bangun Rumah Sakit di Sabang

Namun, malangnya, pada 2015 seorang wisatawan asal Jepang tertabrak kereta yang melintas di Terowongan Cinta. Wisatawan wanita berusia 38 tahun itu mengalami patah pinggulnya akibat kecelakaan yang menimpanya.

Terowongan Cinta memang tidak memiliki perlindungan resmi atau aturan apapun. Namun, beberapa tahun lalu pabrik menebang beberapa pohon dengan tujuan agar membantu dan mempermudah dilewati kereta, tapi sebuah protes besar dilakukan, hingga akhirnya pabrik tidak lagi menebang pohon sejat saat itu.

Saat berada di jalur kereta ini, Travelers akan merasa seakan sedang berada di dunia dongeng. Pasalnya, pohon-pohon yang tumbuh rimbuh dan teduh di sepanjang jalur kereta benar-benar memanjakan pandangan dan memberikan kesan seperti kereta muncul tiba-tiba dari balik hutan.[] Sumber: Okezone.com