21 Nov 2017
Sejumlah wartawan dan pihak Unsyiah melayat kerumah duka M Mulyanda.

Kematian Mulyanda Penuh Tanda tanya?

news   Musliadi   22 October 2017 - 12:20 WIB

MEDIAACEH.CO, Aceh Timur- Sungguh malang nasib Muhammad Mulyanda, remaja berusia 18 tahun warga Desa Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur yang meninggal dunia saat mengikuti kegiatan Pramuka yang digelar oleh Mahasiswa Uversitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh. 

Korban meninggal pada Selasa 10 Oktober 2017 lalu, pada saat itu korban diduga sedang berenang mengikuti kegiatan Pramuka yang digelar oleh Mahasiswa Unsyiah. 

Menurut Keterangan Suriati, ibu korban, dirinya dan pihak keluarga tidak menyangka anak kesayangannya akan meninggal dengan penuh misterius, padahal dirinya menaruh harapan besar terhadap anaknya yang sebentar lagi anak duduk dibangku kuliah. 

"Anak kami baru 20 hari  berangkat dari Kota Idi, untuk kuliah di Universitas Unsyiah Banda Aceh, dan Mulyanda mengaku dia akan mengikuti kegiatan pramuka yang diadakan oleh pihak kampus Unsyiah, kami tidak tahu apa yang telah dilakukan sehingga anak saya sampai meninggal dunia," Ungkap Suriati dengan isak tangisnya dihadapan sejumlah wartawan. Jumat 20 Oktober 2017. 

Ironisnya lagi, jenazah korban langsung dibawa dari Banda Aceh ke Kota Idi hari itu juga sehingga dirinya dan pihak keluarga menaruh kecurigaan besar terhadap meninggal anak kesayangannya itu.

Sambung Suriati, pihak keluarga mendapat kabar bahwa korban meninggal dunia setelah tenggelam di sungai ketika mengikuti kegiatan berenang yang diperintahkan oleh kakak letingnya dalam kegiatan pramuka kampus Universitas Syiah Kuala. 

"Informasi kami dapat, anak kami tenggelam saat diperintahkan berenang di sungai oleh kakak Letingnya, ketika itu korban disuruh berenang dengan beramai-ramai dalam kondisi muka ditutup dengan kain, setelah satu jam kemudian, baru diketahui anak saya tidak naik dari sungai," Sambung Suriati. 

Di sisi lain,  Suriati mengaku sudah mengikhlaskan kepergian anak kesayangannya itu, namun dirinya meminta kepada pihak Universitas Unsyiah agar menjelaskan kronologi yang sebenarnya terjadi hingga anaknya meninggal dunia. 

Suriati selaku ibu kandungnya berencana akan melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kematian anaknya yang penuh misterius itu. []

TERKAIT