19 Nov 2017

Gaya Nyentrik Apa Karya Diapresiasi Warga

politik   Wildan El Fadhil   12 January 2017 - 15:00 WIB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh- Sikap calon gubernur Aceh, Zakaria Saman yang terbilang nyentrik saat membacakan visi-misi saat debat kandidat tahap kedua mendapat apresiasi dari warga.

Hal itu terlihat saat ia membacakan visi dan misinya dalam debat tahap kedua yang berlangsung di Amel Convention Hall, Rabu malam 11 Januari 2017.

Pasalnya saat mulai membacakan visi misinya, Apa Karya langsung meminta izin untuk berbicara dengan bahasa Aceh. Perkataan Apa Karya tersebut langsung direspon oleh warga yang hadir dengan tepukan tangan dan gelak tawa.

"Kalau saya pakai bahasa Aceh," kata Apa Karya yang diiringi dengan tepuk tangan dari para peserta yang hadir.

Mengawali pembacaan visi-misinya Apa Karya menyampaikan akan menjadikan Aceh yang makmur dan rakyat yang sejahtera jika terpilih sebagai gubernur. Menurutnya persoalan kesejahteraan adalah hal utama yang harus direalisasikan kepada masyarakat Aceh.

"Aceh beu makmu, rakyat beuseujahtera," kata Apa Karya.

"Rakyat Aceh mandum pruet beu troe (Rakyat Aceh semua harus kenyang," kata Apa Karya lagi.

Hingga Apa Karya usai membacakan visi-misinya, tepukan tangan dan gelak tawa masih terdengar.

"Hambo Apa, hambo," teriak warga.

TERKAIT