Ketua DPRA Tgk Muharuddin, saat menjumpai mahasiswa yang menggelar aksi protes di depan gedung DPR Aceh, Kamis 12 Januari 2017. | @Mediaaceh.co/Zuhri Noviandi

DPR Aceh Tolak kebijakan Jokowi

news   Zuhri Noviandi   12 January 2017 - 13:00 WIB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menolak kebijakan presiden Jokowi tentang PP nomor 60 tahun 2016 tentang kebijakan menaikkan BBM, Tarif Dasar Listrik, dan kenaikan Administrasi STNK serta BPKB. DPRA menilai kebijakan itu sangat merugikan masyarakat Aceh dan Indonesia umumnya.

Hal itu disampaikan ketua DPRA Tgk Muharuddin, saat menjumpai mahasiswa yang menggelar aksi protes di depan gedung DPR Aceh, Kamis 12 Januari 2017.

Tgk Muharuddin saat menjumpai mahasiswa mengatakan, dampak dari PP tersebut sangat meresahkan masyarakat. Dalam hal ini DPR Aceh juga sepakat untuk menolak peraturan tersebut.

"Maka kami atas nama DPRA yang telah dipilih masyarakat Aceh dan sesuai sumpah kami harus menampung aspirasi rakyat dan wajib memperjuangkan maka Aspirasi ini harus kami sampaikan kepada perwakilan kita di Jakarta dan kami sepakat dengan teman-teman mahasiswa bahwa menolak tarif kenaikan harga yang dikeluarkan pemerintah pusat itu," katanya.

Tgk Muharuddin menyebutkan, DPRA akan menampung aspirasi dari mahasiswa dan segera dibahas untuk disampaikan kepada perwakilan di Jakarta.

"Dampak dari PP tersebut sangat meresahkan masyarakat Aceh. Hal ini secepat mungkin akan kami terima dan membahas dan nanti diserahkan kepada perwakilan Aceh di Jakarta dalam hal ini adalah anggota DPD RI," jelasnya.

Sementara itu puluhan mahasiswa yang sebelumnya mendesak ketua DPRA untuk menemui mereka, meninggalkan lokasi aksi usai Tgk Muharuddin menyampaikan sikapnya di depan para mahasiswa. []

TERKAIT