19 Nov 2017

Awal Tahun Jokowi Keluarkan Kebijakan Tidak Pro Rakyat

news   Zuhri Noviandi   12 January 2017 - 12:45 WIB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Awal tahun 2017 Presiden Jokowi dinilai telah mengeluarkan kebijakan tidak pro rakyat. Kebijakan itu ialah dengan menaikkan BBM, Tarif Dasar Listrik, dan kenaikan Administrasi STNK serta BPKB.

"Awal tahun presiden Jokowi telah memberikan kado buruk untuk rakyat," kata Akmal, koordinator mahasiswa saat melakukan aksi protes di depan Gedung DPR Aceh, Kamis 12 Januari 2016.

Ia mengatakan, kebijakan yang dilakukan Jokowi sangat tidak menguntungkan rakayk miskin, dengan menaikkan harga tersebut membuat rakyat kecil semakin susah.

"Rakyat dibuat menjerit dengan kebijakan-kebijakan itu," ujarnya.

Dalam aksi itu mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Aceh Peduli Indonesia (AMAPI) Aceh  meminta Pemerintah agar fokus terlebih dahulu pada upaya peningkatan fundamental kesejahteraan rakyat, sebelum mengambil kebijakan penaikan harga-harga. Dengan demikian rakyat tidak akan terlalu terpukul dan dan terbebani dengan kebijakan tersebut

"Saat ini angka pengangguran masih tinggi ditambah daya beli masyarakat yang tergolong rendah. Seharusnya pemerintah memiliki cara lain untuk mengatasi persoalan ekonomi bangsa. Kebijakan menaikkan biaya dan tarif tertentu justru bakal menambah sengsara rakyat kecil yang telah dibebani oleh rendahnya harga jual hasil pertanian seperti sawit dan karet."

Para mahasiswa gabungan dari beberapa Universitas yang di Banda Aceh itu juga memberikan surat pernyataan sikap yang diterima langsung ketua DPRA Tgk Muharuddin.

Berikut isi pernyataan sikap mahasiswa.

1. Meminta DPR RI agar mengevaluasi kinerja Jokowi
2. Menolak kenaikan harga BBM
2. Menolak dengan tegas PP Nomor 60 Tahun 2016 yang berisi daftar kenaikan biaya pengurusan STNK dan BPKB.
3. Mencabut kebijakan terkait tenaga kerja asing
Menolak kenaikan biaya tarif listrik yang mencapai 242,5 persen karena akan menyengsarakan rakyat.
4. Mendesak Presiden Jokowi mencabut PP Nomor 60 Tahun 2016 dan membatalkan kenaikan tarif listrik untuk rakyat kecil dengan pelanggan berdaya 900 VA. []

TERKAIT