Apa Karya: Pezina Tempelkan Stempel 'Pezina' di Dahinya

politik   Wildan El Fadhil   11 January 2017 - 23:19 WIB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Calon gubernur Aceh nomor urut dua Zakaria Saman mengatakan dirinya tidak menginginkan adanya pelaku zina di Aceh.

"Masalah perkosa masalah zina, yang poh-poh gob bek beh," kata Apa Karya saat menjawab pertanyaan tentang sikap calon gubernur terhadap kekerasan seksual terhadap anak dan wanita.

Pertanyaan itu dilontarkan pembawa acara dalam debat kandidat gubernur Aceh tahap kedua yang berlangsung di Amel Convention Hall Banda Aceh pada Rabu 11 Januari 2017.

Menurut Apa Karya, jika ditemukan anak Aceh yang berlaku zina maka dirinya akan mengembalikan kepada ulama. Jika tidak maka para pezina harus ditempel stempel pezina di jidatnya agar orang tahu dia pezina.

"Tapulang bak ulama, mnyoe hana ta tempe bak dhoe jih keu peuzina. Nyan ka hukuman mate bagi jih ( Kita kembalikan kepada ulama, jika tidak kita stempel pezina di jidatnya,itu hukuman mati bagi dia)," kata Apa Karya. []

TERKAIT