19 Nov 2017

Ini Kesalahan Apa Karya Dipanggil Panwaslih Aceh

news   Zuhri Noviandi   11 January 2017 - 12:00 WIB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Panita Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh memanggil pasangan calon gubernur Aceh nomor urut 2 Zakaria Saman-T. Alaidsyah guna dimintai keterangan terkait temuan pelanggaran oleh Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA) saat debat putaran pertama.

Zakaria Saman yang akrap di sapa Apa Karya itu, dinilai telah melakukan pelanggaran karena telah mengeluarkan pernyataan yang dinilai menyudutkan calon lain pada saat debat berlangsung.

"Pemanggilan pasangan Apa Karya ini berdasarkan laporan rekomemdasi dari KPI Aceh yang menemukan bahasa pelanggaran saat debat yang disiarkan langsung oleh salah satu televisi nasional," kata Ketua Panwaslih Aceh Samsul Bahri.

Apa Karya mengeluarkan pernyataan saat debat kandidat itu, bahwa Zaini Abdullah saat menjabat gubernur Aceh kerap menganti kepala dinas dalam tiga bulan sekali. 

Selain itu kasalahan Apa Karya karena mengatakan bahwa pasangan cagub-cawagub lain telah pernah menjadi gubernur hanya tinggal Apa yang belum.

"Bahasa lainnya telah melakukan black campain, sebenarnya kita juga menemukan kesalahan itu saat debat berlangsung. Namun karena ini bukan ranah Panwaslih, kami menunggu rekomemdasi dari KPI Aceh setelah itu baru memanggil pasangan calon untuk dimintai keterangan,” kata Samsul Bahri.

Selain Apa Karya, Panwaslih juga memanggil pasangan nomor Urut 3 Abdullah Puteh-Sayed Mustafa Usab dan pasangan Zaini Abdullah-Nasaruddin.

Kedua pasangan ini juga ditemukan pelanggaran oleh KPI Aceh karena pernyataan kedua pasangan ini juga duga menyudutkan pasangan calon lainnya. Panwaslih akan mengkaji lebih dalam lagi laporan dan keterangan para calon gubernur yang dipanggil oleh lembaga pengawas pemilihan itu.[]

TERKAIT