Calon gubernur dan wakil gubernur Aceh nomor urut 2 pasangan Zakaria Saman-T. Alaidinsyah memenuhi panggilan Panwaslih Aceh.

Diduga Melakukan Pelanggaran, Apa Karya Dipanggil Panwaslih Aceh

politik   Zuhri Noviandi   11 January 2017 - 11:00 WIB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Calon gubernur dan wakil gubernur Aceh nomor urut 2 pasangan Zakaria Saman-T. Alaidinsyah memenuhi panggilan Panwaslih Aceh terkait temuan Komisi Penyiaran Independen (KPA) Aceh soal dugaan menyudutkan salah satu pasangan calon yang lain.

Ketua Panwaslih Aceh, Samsul Bahri mengatakan, pemanggilan pasangan Apa Karya itu berdasarkan rekomendasi KPI Aceh yang menemukan adanya beberapa kesalahan yang diucapkan saat debat kandidat.

"Memang ini bukan temuan Panwaslih tetapi ini atas dasar rekomendasi kpia karena debat tersebut disiarkan melalui televisi dan beberapa kesalahan itu sebenarnya juga ditemukan Panwaslih namun karena ini ranahnya KPIA," ujarnya.

Selain Apa Karya, pasangan nomor urut 3 dan 4 juga dipanggil Panwaslih guna dimintai keterangan terkait adanya pelanggaran.

Pemanggilan tiga pasangan calon gubernur Aceh, Apa Karya tiba lebih awal dan kemudian disusul Sayeb Mustafa Usap pasangan Abdullah Puteh nomor 3. Panwaslih memangan 3 pasangan calon gubernur ini secara bergilir.

Ketiga pasangan calon gubernur Aceh  ini diduga telah melakukan kampanye hitam dalam debat, dengan mengeluarkan beberapa yang menyudutkan pasangan calon yang lain, ini adalah melanggar.

"Bahasa lainnya telah melakukan black campain,” kata Samsul Bahri.

Hasil laporan dari pemeriksaan ini nantinya Panwaslih akan mengkaji dan meneliti, setelah itu KIP mengeluarkan rekomendasi tentang kesalahannya seperti apa maksud dari kata-kata yang diucapkan mereka.

“Kalau memang bermaksud tidak menjelek-jelekkan maka kita hanya memperingati untuk ke depan tidak seperti itu lagi,” kata Samsul Bahri.

Sebelumnya Samsul Bahri mengatakan, pernah menyampaikan ke ketua KPI Aceh, bahwa ada pelanggaran yang terjadi saat debat kandidat itu, “Itu ranah KPI Aceh.”[]

TERKAIT