Ingin Belajar Mengemudi Mobil di Banda Aceh? Ini Biayanya

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Belajar mengemudi mobil memang tidak sulit, apalagi sekarang lokasi yang menyediakan jasa kursus mengemudi dengan mudah bisa ditemui di mana-mana. Seperti di bawah jembatan Lamnyong, Banda Aceh. Setidaknya terdapat sepuluh tempat kursus mengemudi mobil yang kapan saja siap melayani anda sampai bisa menyetir.

Nah, untuk mengikuti kursus mengemudi di sini anda cukup mengeluarkan biaya Rp 750 ribu untuk masa belajar lima kali pertemuan. Namun jika setelah lima kali pertemuan anda belum juga bisa mengemudi, maka pertemuan akan ditambah menjadi sepuluh kali dengan biaya yang juga ditambah.

Setiap pertemuan berdurasi 1,5 jam per sekali pertemuan. Masyarakat yang belajar bisa menentukan sendiri kapan waktu pertemuan tersebut.

“Harganya Rp 750 ribu untuk lima kali pertemuan, jika jika belum bisa, pertemuannya akan ditambah dengan biaya juga ditambah,” kata Feri, salah seorang pelatih di Kursus Rahamat Mengemudi, Lamnyong, kepada mediaaceh.co, Jumat 15 Juli 2016.

Baca Juga  Hoaks Pose Satu Jari UAS Beredar, Ini Faktanya!

Selain itu, Feri juga mengatakan, pihaknya tidak hanya melayani kursus nyetir tetapi juga membantu pengurusan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dari Kepolisisan. Masyarakat hanya menambah biaya sebesar Rp 500 ribu untuk wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, sedangkan untuk luar daerah harga menjadi Rp 600 ribu.

“Jika sekalian dengan SIM, biayanya ditambah Rp 500 ribu untuk wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, tetapi jika dari luar itu Rp 600 ribu,” katanya.

Selanjutnya Feri mengatakan, usia ideal untuk cepat bisa mengemudi sekitar 20 sampai 30 tahun, jika terlalu tua maka sidikit lambat. Dirinya juga mengatakan setelah lulus, maka harus selalu dicoba agar kemampuan menyetir yang sudah ada tidak kaku dan lupa.

Baca Juga  Bangkitnya Dayah, Spirit Awal Pembangunan di Aceh

“Bagusnya usia 20 sampai 30 tahun, karena masih berani, kalau sudah usia tua agak lambat bisa. Setelah lulus juga harus langsung dicoba di rumah, supaya tidak kaku nantinya,” katanya.